Berawal dari keprihatinan terhadap perilaku kaum muda katolik yang mulai meninggalkan iman katoliknya karena menikah dengan pasangan yang berbeda agama dan banyaknya kaum muda katolik sangat sulit menemukan pasangan walaupun mereka berada dalam satu komunitas gereja. Serta mulai menurunnya jumlah umat katolik di Indonesia sebagai salah satu akibat dari pernikahan antar agama tersebut. Maka tercetuslah ide untuk membuat sebuah komunitas berbasis iman katolik yang menjadai benteng terakhir iman katolik.